Cara Mengubah Harddisk MBR ke GPT Tanpa Kehilangan Data di Windows 10

Mode UEFI dapat membuat PC lebih aman dan lebih kencang daripada mode BIOS. Untuk mengoptimalkan kinerja UEFI disarankan merubah format harddisk menjadi GPT.

0
Cara Mengubah Harddisk MBR ke GPT Tanpa Kehilangan Data di Windows 10

Lifetekno. Merubah format harddisk ke GPT adalah satu hal yang wajib dilakukan untuk semua jenis PC desktop dan laptop seri terbaru. Bukan tanpa maksud sengaja merubah format harddisk dari Master Boot Record (MBR) ke GUID Partition Table (GPT). Tapi jika sistem PC kamu sudah mensupport UEFI akan lebih baik jika kamu menggunakan format harddisk GPT agar dapat mengoptimalkan kinerja Windows 10.

BACA JUGA:  PC lemot? Inilah 7 Cara Ampuh Mempercepat Proses Booting Pada Windows

GUID Partition Table atau biasa disingkat GPT adalah sistem hardisk yang dikenalkan dengan mode UEFI untuk menggantikan posisi BIOS dengan sistem Master Boot Record (MBR) yang sudah sejak lama digunakan di sistem komputer. Keuntungan menggunakan GPT adalah kamu dapat membuat partisi dari sebuah disk dengan kapasitas lebih dari 2TB. Sedangkan untuk BIOS dengan sistem MBR hanya memperbolehkan 2TB perpartisi.

Tidak hanya itu, UEFI juga memasukkan secure boot mode didalam sistem mereka untuk proses booting yang lebih aman dari ancaman rootkit dan ransomware. Kelebihan UEFI yang lain adalah menjembatani antara hardware dan OS environment agar dapat saling berinteraksi. Dengan kata lain software dapat langsung memanfaatkan penggunaan hardware tanpa perlu melalui BIOS lagi. Hal inilah yang membuat komputer dengan sistem UEFI lebih cepat dibanding komputer dengan sistem BIOS.

Namun untuk menggunakan UEFI kamu harus menggunakan disk dengan format GPT untuk dapat merasakan manfaatnya. Begitu pula dengan disk GPT, sistem harus menggunakan UEFI untuk dapat berjalan di komputer.

Namun bagaimana jika kamu sudah terlanjur banyak menyimpan data di harddisk kamu?Sedangkan disisi lain kamu akan mengubah format harddisk kamu. Yang semula dari format MBR ke format GPT.

Tenang disini kita tidak akan melakukan format harddisk namun kita hanya mengubah formatnya saja. Atau istilahnya kita akan melakukan konversi harddisk MBR ke format GPT tanpa kehilangan data sedikitpun.

Berita bagusnya sejak Windows 10 Creators Update diluncurkan, Microsoft sudah membekali dengan tool yang bernama MBR2GPT. Tool ini adalah tool command line yang sudah menjadi paket didalam cmd. MBR2GPT menginjinkan kamu untuk melakukan konversi disk MBR ke GPT tanpa kehilangan data sedikitpun.

 

Cara Mengubah Harddisk MBR ke GPT Tanpa Kehilangan Data di Windows 10

Yang perlu kamu lakukan pertama kali adalah pastikan jika kamu sudah berada pada Windows 10 Creators Update atau yang paling baru Windows 10 Fall Creators Update. (Baca: Cara menginstall Windows 10 Fall Creators Update) Karena tool ini hanya dibekalkan di Windows 10 Creators Update keatas. Baiklah jika kamu sudah berada di Windows 10 Creators Update atau yang terbaru, inilah yang harus kamu lakukan lebih dulu.

  1. Lakukan konversi harddisk dari MBR ke GPT terlebih dahulu. Ini adalah kunci agar UEFI dapat berjalan dengan semestinya.
  2. Ubah mode BIOS ke mode UEFI di pengaturan firmware motherboardnya.

Setelah memahami dua poin diatas, kamu siap untuk melakukan konversi harddisk MBR ke GPT.

 

Lakukan pengecekan status partisi pada harddisk

Untuk memastikan dulu, apakah hardisk kamu sudah pada format MBR atau GPT lakukan cara ini.

  1. Ketikkan Disk management pada kotak pencarian. Kamu akan melihat Create and format hard disk partitions, lalu klik.Cara Mengubah Harddisk MBR ke GPT Tanpa Kehilangan Data di Windows 10
  2. Pilih pada harddisk disk 0, klik kanan dan pilih properties.

    Cara Mengubah Harddisk MBR ke GPT Tanpa Kehilangan Data di Windows 10
    Source: Windows Central
  3. Klik pada tab volume dan lihat pada partition style. Jika disk sudah berada pada GUID Partition Table (GPT) berarti kamu tidak perlu melakukan konversi ke GPT. Tapi jika disana tertulis Master Boot Record (MBR) berarti kamu harus terus mengikuti langkah demi langkah di bawah ini sampai selesai.

    Cara Mengubah Harddisk MBR ke GPT Tanpa Kehilangan Data di Windows 10
    Source: Windows Central

“Sebelumnya pastikan terlebih dahulu jika komputer kamu sudah support sistem UEFI. Cek terlebih dahulu pada Mode Firmware motherboard kamu. Caranya adalah dengan menekan tombol F12 atau F11 atau kadang bisa juga bisa di tombol lain (beda motherboard beda tombol). Atau kamu juga bisa cek terlebih dahulu di website manufacture motherboard kamu.”

BACA JUGA:  Story Remix, Editor Video Penerus Movie Maker yang lebih powerful

 

Melakukan konversi hard disk dari MBR ke GPT

Sebelumnya perhatikan dulu, untuk melakukan konversi hardisk kamu harus boot terlebih dahulu ke mode Windows PE (Preinstallation Environment), untuk melakukannya ikuti cara berikut.

      1. Buka Start Menu dan pilih settings.Cara Mengubah Harddisk MBR ke GPT Tanpa Kehilangan Data di Windows 10
      2. Pergi ke Update & Security dan pilih tab recovery.
      3. Pada Advance startup pilih restart now dan tunggu sebentar hingga muncul recovery option muncul.
      4. Cara Mengubah Harddisk MBR ke GPT Tanpa Kehilangan Data di Windows 10Pergi ke Troubleshoot.
      5. Pilih Advance options lalu pilih Command Prompt.

        Source: Windows Central
      6. Jika diminta login akun, silakan masukkan email dan password akun Windows kamu. (Jika dimintai login) Jika tidak langsung saja.
      7. Masukkan command berikut lalu tekan enter. Command ini untuk melakukan validasi pada hard disk.
        mbr2gpt /validate
        Source: Windows Central

        “Jika proses validasi kamu sudah bisa melanjutkan ke proses selanjutnya. Namun bisa saja proses validasi gagal. Hal ini mungkin hard disk kamu sudah berada pada format GPT.”

      8. Setelah sukses melakukan proses validasi hard disk. Masukkan command berikut lalu tekan enter untuk melakukan konversi hard disk MBR ke GPT.
        mbr2gpt /convert

        Source: Windows Central

Setelah kamu memasukkan command tersebut, seketika tool MBR2GPT akan melakukan validasi hard disk dan dilanjutkan dengan proses konversi disk MBR ke GPT. Tunggu saja proses ini tidak butuh waktu lama kok. Dan data file yang kamu simpat didalam harddisk tidak akan hilang.

Tool MBR2GPT.exe ini berada di dalam folder System32 sehingga kamu juga bisa menjalankannya ketika Windows 10 Desktop kamu hidup. Untuk menjalankannya kamu perlu tambahkan command /allowfullos diakhir command diatas agar MBR2GPT dapat berjalan di desktop. Sebagai contoh mbr2gpt /validate /allowfullos untuk validasi hard disk. Jika kamu tidak menyertakan command /allowfullos maka eksekusi command mbr2gpt tidak dapat dijalankan.

Namun pada beberapa kasus disarankan untuk menjalankan mbr2gpt pada mode Windows PE.

 

Kode tambahan MBR2GPT

Sewaktu-waktu kamu akan menemui error ketika melakukan konversi mbr2gpt. Jika proses berjalan dengan lancar kamu akan menemukan return kode 0. Bisa juga return kode 0 tidak terlihat jika konversi berhasil.

Namun jika kamu menemui return code 1 hingga 100 maka proses konversi menemui masalah. Apa maksudnya return code tersebut? Inilah daftar lengkap return code.

Return Code Keterangan
1 User membatalkan proses konversi.
2 Internal error.
3 Inisialisasi error.
4 Parameter command error, biasanya penulisan command salah.
5 Error pada harddisk biasanya pada layout disk atau disk tidak cocok.
6 Salah satu partisi terenkripsi.
7 Disk tidak memenuhi syarat untuk dikonversi ke GPT.
8 Error ketika membuat partisi sistem UEFI.
9 Error ketika menginstall boot file.
10 Error ketika menerapkan layout GPT.
110 Proses konversi berhasil tapi beberapa file konfigurasi tidak dapat di kembalikan.

 

Cara mengubah mode Firmware dari BIOS ke UEFI

Setelah proses konversi hard disk dari Master Boot Record (MBR) ke GUID Partition Table (GPT) berhasil dengan lancar. Langkah selanjutnya yang harus kamu lakukan adalah mengubah mode firmware komputer kamu ke UEFI. Jika tidak kamu tidak akan bisa boot ke desktop Windows 10.

Untuk membuka pengaturan firmware motherboard kamu, pastikan jika komputer kamu benar-benar dalam keadaan mati. Setelah itu hidupkan lalu tekan tombol F1 atau F2 atau F3 atau tombol function lain (F1 hingga F12) atau mungkin juga tombol delete atau esc tepat setelah kamu menekan tombol power. Jika satu tombol belum berhasil untuk masuk ke pengaturan firmware tekan tombol lainnya diatas.

Setelah masuk ke pengaturan firmware (BIOS mode) pergi ke tab Boot menu dan ganti mode boot dari Legacy (BIOS) ke UEFI. Setelah itu simpan pengaturan firmware dan restart komputer.

Setelah berhasil boot ke desktop Windows 10 segera lakukan check disk format dengan cara,

  1. Tekan tombol lalu ketikkan Disk management. Kamu akan melihat Create and format hard disk partitions, lalu klik.
  2. Pilih pada harddisk disk 0, klik kanan dan pilih properties.
  3. Klik pada tab volume dan lihat pada partition style. Jika disk sudah berada pada GUID Partition Table (GPT) kamu berarti telah berhasil mengubah format disk kamu dengan benar.

Sedangkan untuk memastikan jika Windows kamu benar-benar sudah berada pada mode UEFI kamu bisa menggunakan cara berikut,

  1. Tekan tombol lalu ketikkan System information dan tekan enter.
  2. Lihat pada System Summary dan perhatikan pada BIOS mode, jika disana terlihat UEFI berarti kamu sudah berhasil. Dan saat ini kamu sudah berada pada mode UEFI.

 

Tambahan Informasi Penting tool MBR2GPT yang harus diperhatikan

Jika kamu mempunyai lebih dari 3 partisi primary pada mode MBR, untuk melakukan konversi ke GPT kamu tidak diperboleh memiliki 3 partisi primary. Karena salah satu partisi primary tersebut akan digunakan untuk menginstall system partisi UEFI. Atau jika kamu mempunyai lebih dari 3 partisi primary kamu tidak akan bisa melanjutkan konversi.

Disk hasil konversi mbr2gpt ini juga bisa kamu gunakan untuk menginstall Windows 10 versi yang lebih lama atau juga kamu bisa menggunakannya untuk kamu install Windows 8. Namun kamu tidak akan pernah bisa menggunakan disk GPT untuk Windows 7.

Namun sebaliknya kamu tidak akan bisa menggunakan tool mbr2gpt di Windows 10 versi lawas, Anniversary Update (1607), November Update (1511) ataupun versi awal Windows 10 (1507) karena tool ini mulai di sematkan Microsoft di versi Windows 10 Creators Update (1703). Jika kamu ingin menggunakan versi Windows 10 yang lebih lawas ataupun Windows 8 kamu harus menginstall Windows 10 Creators Update (1703) untuk mengkonversi menggunakan mbr2gpt baru kemudian kamu install Windows yang kamu inginkan.

Satu lagi pastikan sebelum melakukan konversi kamu telah menonaktifkan BitLocker pada salah satu partisi Windows kamu. Atau jika kamu menggunakan encrypter pihak ketiga harap dinonaktifkan terlebih dulu.

BACA JUGA:  Yuk Kenalan dengan UWP Apps Penerus Metro Apps yang lebih baik

 

Rangkuman kesimpulan

Akhirnya tool yang benar-benar gratis untuk mengkonversi hard disk MBR ke GPT telah dihadirkan Microsoft di Windows 10 Creators Update. Well, memang langkah Microsoft menghadirkan ini cukup telat melihat Microsoft sudah mengadaptasi sistem UEFI sejak era Windows 8 beberapa tahun silam.

Namun tidak masalah juga karena dengan hadirnya tool mbr2gpt telah menjawab banyak sekali keluhan user yang mencari tool konversi hardisk mbr ke gpt yang benar-benar gratis. Memang banyak tool-tool pihak ketiga yang menawarkan tool konversi mbr ke gpt. Namun kebanyakan menawarkannya secara berbayar. Tapi dengan hadirnya mbr2gpt ini akan cukup membantu para user untuk mengatasi masalah konversi mbr ke gpt tanpa kehilangan data yang tersimpat di harddisk.

Well done Microsoft, great job.

Bagaimana dengan kamu? Apakah komputer kamu sudah support dengan mode UEFI? Dan apakah kamu sudah berhasil mengkonversi disk MBR kamu ke GPT? Bisa share sedikit dong pengalamanmu!

Dari Sponsor