Cara Mengatasi Serangan Krack di Windows, Android dan Linux

0
Cara Mengatasi Serangan Krack di Windows, Android dan Linux

LifeTekno. Dunia internet kembali digegerkan dengan kabar yang tidak menyedapkan. Setelah beberapa waktu lalu kita ditakutkan dengan serangan Ransomeware varian WannaCrypt yang menyerang banyak sekali pengguna PC diseluruh dunia. Baru-baru ini banyak sekali kasus keamanan yang menimpa pengguna wireless networking alias WIFI.

BACA JUGA:  Awas! Ransomware Wanna Cry (Wanna Crypt) Siap Intai PC Kamu, Ini cara mencegahnya!

Ya, teknologi wireless yang biasa kita gunakan untuk internet ini menjadi media serangan yang sangat empuk bagi hacker. Pasalnya komputer yang sudah terserang Krack berubah menjadi komputer zombie dan bisa digunakan leluasa oleh hacker. Sedangkan penggunanya tidak bisa berbuat apa dengan komputernya.

Mirisnya, bukan cuma komputer Windows saja yang bisa diserang Krack, melainkan semua perangkan cross platform lain seperti Android, Windows, iOS, Mac, Linux dan lainnya. Bisa menjadi target empuk serangan Krack.

Namun satu kelemahan Krack adalah, dia tidak bisa menyerang dan mengendalikan targetnya dari tempat yang jauh. Krack menggunakan pola serangan yang memanfaatkan celah keamanan pada enkripsi WIFI WPA2. Oleh karena itu hacker yang menyerang target juga menggunakan WIFI yang sama dengan target. Itu berarti si hacker tidak berada jauh dari WIFI point.

Untuk saat ini yang bisa kita lakukan adalah mengatasi dan mencegah serangan Krack pada device kita.

 

Cara Mengatasi Serangan Krack di Semua Device

Update Semua Software dan Hardware driver yang kamu miliki

Untuk menghindari ancaman Krack hal yang pertama yang harus kamu lakukan adalah memastikan semua perangkat baik Android, Windows, Linux dan lainnya dalam keadaan updated.

Pada Windows & Linux

  • Jangan matikan auto-update pada sistem. Ini point utama untuk menghindari ancaman malware.
  • Selalu pastikan Kamu telah melakukan update terbaru Windows. Terutama jika ada update security jangan lewatkan jika ada update untuk Windows defender ataupun cumulative.
  • Jika kamu menggunakan Antivirus pihak ketiga segera lakukan update virus database.
  • Untuk Linux selalu lakukan update aplikasi dan OS ke versi terbaru. Gunakan perintah berikut di bask Linux kamu.
    sudo apt-get update
    sudo apt-get upgrade
BACA JUGA:  Cara melakukan update driver secara manual di Window 10

Pada Android

  • Jika kamu menggunakan Stock ROM (Google version), LineAge dan MIUI, kabar baiknya selalu lakukan update aplikasi WIFI yang ada.
  • Selalu cek update patch keamanan yang biasa dirollout sebulan sekali. Jangan diabaikan ini penting agar Android kamu tidak terancam Krack.
  • Jika kamu menggunakan Custom ROM ini saatnya untuk patch update manual dan flash melalui TWRP.
  • Hentikan menggunakan ROM versi lawas. Selalu gunakan Custom ROM dengan patch keamanan versi baru.

 

Pastikan Router dalam keadaan aman

Hal yang paling jarang dilakukan dan mungkin pemiliknya terlalu malas untuk mengupdate firmware pada router. Update router firmware itu sangat penting, selain untuk menjaga kinerja router maksimal hal ini juga menjaga keamanan pada router yang mungkin terdapat celah kemanan yang terbuka di firmware versi sebelumnya.

Jika provider kamu tidak kunjung memperbarui firmware pada router kamu, lebih baik untuk pindah ke provider lain yang lebih baik. Lengah sedikit saja dengan urusan kemanan pada router semua device yang tersambung ke WIFI jadi taruhan.

Inilah daftar penyedia router yang telah melakukan update firmware dan menambal celah kemanan pada firmware routernya.

 

Komputer Gunakan Ethernet (Kabel LAN)

Satu yang pasti Krack hanya memanfaatkan celah keamanan pada encryption key WPA di router. Itu berarti semua koneksi internet selain WIFI sangat aman dari Krack. Jika kamu menggunakan komputer atau laptop lebih baik gunakan ethernet LAN untuk mengakses komputer.

Lupakan dulu WIFI, jangan memaksa menggunakan WIFI di tempat umum karena berpotensi terkena serangan Krack. Jika pekerjaan kamu menuntut menggunakan internet seharian penuh. Lebih baik beli kabel Lan sekarang dan sambungkan ke router.

 

Android Gunakan Koneksi Data Cellular

Apa yang membuatmu menyambungkan seluruh device yang kamu punya ke WIFI? Karena WIFI lebih kencang dan lebih dingin ketimbang memakai data seluler di Android. Benar, WIFI memang lebih dingin dan lebih cepat tapi Android kamu juga lebih cepat terkena Krack.

Ingat Krack tidak hanya menyerang PC saja tapi juga Android. Android 6.0 keatas dilaporkan paling rentan terhadap serangan Krack ketimbang versi Android 5.0 kebawah. Untuk itu pastikan kamu telah mengupdate patch terbaru bulan ini untuk Android dan lebih berhati-hati menggunakan Android kamu di tempat umum.

BACA JUGA:  Cara agar hp android tidak lemot saat internetan

 

Install Extention HTTPS di Browser

Jika kamu menggunakan browser Chrome, Firefox, Opera ataupun browser lain berbasis Chrome kamu harus menginstall ekstensi HTTPS Everywhere di browser kamu. Extension ini berfungsi untuk mengenkripsi semua trafik internet dari trafik yang kurang aman tanpa ekripsi. Cukup install ekstensi tersebut dan kamu tidak perlu mengkonfigurasi lagi. Sangat simpel.

Satu kelemahan HTTPS Everywhere adalah jika website yang kamu kunjungi tidak menyediakan enkripsi HTTPS dengan benar maka traffic yang diterapkan oleh extensi juga tidak bekerja dengan baik. Tapi ini akan lebih baik daripada tidak sama sekali.

 

Jangan Terlalu Mengandalkan Layanan VPN

Menggunakan VPN untuk menyamarkan semua traffic masuk dan keluar sehingga hacker tidak bisa melihat traffic dari router itu terdengar bagus. Namun bagaimana dengan perusahan penyedia VPN? Tentunya mereka mempunyai kendali penuh dari semua traffic penggunanya.

Mereka bisa saja menjual semua data traffic dari penggunanya untuk kepentingan profit. Dan itu cukup meresahkan bukan. Untuk itu lebih baik selalu hindari menggunakan VPN jika kamu memang tidak begitu membutuhkannya.

Tap jika kamu memang bersikukuh mau menggunakan layanan VPN. Gunakan layanan VPN profesional yang paling terpercaya. Biasanya adalah layanan VPN berbayar yang menawarkan privasi secara penuh. Namun jika kamu mencari layanan gratis menggunakan Opera VPN adalah opsi yang cukup baik. Karena Opera adalah salah perusahan yang friendly terhadap privasi penggunanya.

 

Kesimpulan

Krack selalu menyerang targetnya saat targetnya berada di area public WIFI. Namun jangan terlalu senang dulu karena belum tentu jika Wifi pribadi atau WIFI kantor kamu akan aman terhadap serangan Krack. Karena bisa saja ada seseorang yang jahil mengunakan WIFI kantor kamu untuk menyerang seluruh perangkat yang tersambung ke WIFI.

Punya saran lain? Apa upaya kamu untuk mengatasi serangan Krack? Coba share pengalaman kamu di komentar di bawah ini!

Dari Sponsor