Cara Melakukan Install Triple Boot Windows dan Dua Linux Distro UEFI

2
Triple Boot Windows dan Dua Linux

Lifetekno. Dual-boot Windows Linux sudah biasa dan paling sering dilakukan ketika ada tuntutan pekerjaan ataupun tugas untuk menggunakan antara Linux dan Windows.

Namun bagaimana dengan menjadikan triple boot Windows dengan dua Linux distro? Itu yang cukup jarang dilakukan kebanyakan orang. Yah, bukan hanya membuat space harddrive makin menipis, tapi juga membuat sebagian orang mengatakan akan membuat repot penggunanya.

BACA JUGA:  Cara Mengatasi Waktu Yang Salah di Windows Setelah Boot dari Linux Ubuntu

 

Konsep Triple Boot OS

Ada alasan tertentu kenapa beberapa memilih menggunakan triple boot ketimbang dual boot. Sebenarnya dual boot itu sudah cukup untuk switch dari Windows ke linux ataupun sebaliknya.

Tapi jika distro Linux yang kamu gunakan tidak sesuai dengan keinginan kamu bagaimana? Jawabannya cuma satu, pasti akan mencari distro yang lebih baik dan lebih stabil yang sesuai dengan keinginan user. Belum lagi diluar sana masih ada banyak sekali distro Linux yang menawarkan berbagai keunggulan yang dimilikinya. Serta memiliki interface dan desain yang fluidity dan intuitif. Inilah yang membuat kita terpicu untuk melakukan triple boot PC kita.

Dari skema diatas kita menjadikan Windows sebagai OS utama kita. Sedangkan Linux 1 adalah OS Linux utama kita untuk pekerjaan atau tugas kita. Sedangkan Linux 2 adalah alternatif Linux OS yang kita install. Mudahnya, Linux 2 atau OS ketiga tersebut adalah OS yang kita gunakan untuk bereksperimen untuk mencari distro lain yang lebih bagus, cantik dan stabil.

 

Cara Kerja Triple Boot OS

Apakah aman menggunakan PC kita untuk triple boot? Simple question, tentu aman. Untuk melakukan triple Boot semua PC pun bisa melakukannya. Asal syarat mutlak untuk triple boot adalah ketersediaan harddrive yang kosong cukup untuk menampung ketiga OS tersebut.

Tunggu, hal ini juga berlaku untuk dual boot. Karena tanpa adanya harddrive yang cukup dual boot juga tidak bisa dilakukan.

Bagaimana cara kerja triple boot? Sebenarnya sama dengan cara kerja dual boot Windows Linux. Hanya saja disini kita melakukannya untuk triple boot.

Jika sebelumnya kamu telah melakukan dual boot windows kemudian linux, kamu cukup membuat satu partisi lagi untuk menyimpan file root disto ke-2 ini. Sedangkan untuk partisi home dan swap kamu tidak perlu membuat lagi. Karena pada linux, semua partisi terpisah jadinya partisi home dan swap tersebut bisa kamu gunakan lagi di distro kedua ini. Tanpa kehilangan satu datapun. Itulah hebatnya Linux.

Sedangkan untuk boot loader (GRUB loader) akan menggunakan GRUB yang terakhir diinstal. Dalam hal ini GRUB loader milik OS ketiga inilah yang akan digunakan tiap kali PC (Komputer) dihidupkan. Tapi tenang saja karena Boot loader milik Windows dan loader milik Linux pertama yang kamu install tidak akan hilang. Karena Linux hanya akan menambahkan boot loader lagi tanpa mengganggu loader lawas.

Nah, pada tutorial kali ini Lifetekno akan memberikan cara untuk melakukan install triple boot Windows dan Linux pada PC berbasis UEFI.

BACA JUGA:  Cara instal Linux Ubuntu Dual Boot Dengan Windows 10 UEFI

 

Before we go

  1. Space yang disarankan untuk partisi /root Linux adalah minimal 25GB
  2. Space /home minimal 25GB. Bisa menggunakan partisi home pada Linux yg lama.
  3. Space untuk swap meyesuaikan. Jika RAM yg ada 2GB disarankan untuk membuat swap 4GB. Jika RAM yang ada lebih tinggi kamu bisa mengecilkan swap. Karena semakin tinggi RAM swap tidak diperlukan. Bisa menggunakan partisi home pada linux lama.
  4. PC berbasis UEFI.
  5. File ISO distro Linux. Bisa
  6. Flash drive minimal 4GB untuk flashing file ISO.

Pastikan dulu kamu sudah melakukan install Dual boot di PC kamu. Jika kamu belum melakukannya kamu bisa mengikuti langkah berikut untuk melakukan dual boot Windows Linux di Pc berbasi UEFI.

 

Cara Install Triple Boot Windows dan 2 Linux di PC berbasis UEFI

  1. Flash file ISO ke flash drive kamu, bisa gunakan rufus untuk menjadikan flashdisk bootable.
  2. Selesai langsung matikan PC dan boot ke Boot menu. (Pada beberapa PC modern sudah tersedia tombol One Key Recovery) Namun untuk PC yang tidak disertai one key recovery gunakan tombol antara F9 hingga F12 atau kadang juga delete. Tergantung aturan OEM masing-masing.
  3. Pilih USB UEFI boot dan boot. Selanjutnya pilih try before install them.
  4. Tunggu hingga selesai boot.
  5. Disini kamu bisa mencobanya secara full sebelum melakukan instalasi.
  6. Setelah selesai berputar-putar untuk mencoba fitur yang ada. Kemudian pilih install Ubuntu.
  7. Ikuti langkah penyiapan instalasi hingga sampai ke pembuatan partisi.
  8. Pilih partisi mana yang akan kamu bagi ke partisi baru. Jika kamu belum menyiapkan partisi baru kamu bisa membuat partisi baru dengan Gparted.
  9. Namun jika kamu belum sempat menyiapkan partisi baru kamu bisa mengikuti cara pembuatan partisi langsung dari instalasi Linux.
  10. Partisi yang digunakan untuk menginstall distro ketiga, cukup menggunakan satu partisi saja. Sedangkan untuk swap dan partisi home bisa menggunakan partisi dari distro yang sudah ada.
  11. Setelah selesai klik install now.
  12. Pada tahap selanjutnya lengkapi semua data dan tunggu penginstalan hingga selesai.

Done!

BACA JUGA:  Cara Mengatasi Waktu Yang Salah di Windows Setelah Boot dari Linux Ubuntu

Bagaimana denganmu? Apakah kamu sudah menginstall triple boot OS di PC kamu? Share sedikit dong pengalaman kamu disini!

Dari Sponsor
  • Niko Zuhair

    pc ane bukan UEFI tapi legacy mode, sama aja kan gan?

    • Galih Prakoso

      Bisa kok gan.